welcome to my blog...

welcome to Dazuko website. join with me here, expression your life,....salam daZuko

Senin, 30 Mei 2011

was gone to lampung

WAS GONE TO LAMPUNG
Rabu, 8 sept 2010
            Cleoz, Yuga, Rincan dan aku sendiri Dazuko. Kami adalah teman satu jurusan TM’09 masih ada teman-teman yang lain, tapi dengan alasan dan halangan masing2 tidak bisa ikut dalam petualangan ini (hahahahha).
      Rabu, pukul 15.00 wib kami berangkat dari indralaya ke kertapati stasiun KA Palembang. Sesampainya di kertapati kami membeli tiket tujuan Tanjung Karang Bandar Lampung kelas bisnis dengan hrga Rp. 80.000,-. Ditiket tertulis KA yg akan kami tumpang berangkat pukul 20.00 wib, tetapi berhubung karena keterlambatan datangnya gerbang tambahan jam keberangkatan menjadi pukul 23.00 wib.
      Perjalanan selama kira2 11 jam aku lalui bersama ketiga temanku lainnya. Kamis pukul 10.00 wib kami tiba di Tanjung Karang(stasiun KA Bandar lampung). Kemudian kami mencari tahu dimana pantai yg memang tujuan perjalanan (kami berempat baru kali ini ke Lampung).
      Akhirnya kami sewa angkot Rp. 40.000,- kepanjang. Dari panjang kami naik angkot lagi ke pasir putih. Hembusan angin pantai, itulah yang saya rasakan ketika baru sampai di Pantai pasir putih. Duduk dan menikmati pantai itu sekalian menghilangkan kejenuhan oleh perjalanan yang lumayan melelahkan dari Palembang ke Lampung.
      Dibawah terik matahari (kira-kira pukul 11.00 siang) kami menikmati alam pasir putih. Aq, Cleoz, Rincan berenang sambil naik kano, bermain pasir dan berlari diatas pasir putih. Yuga orang Toraja Makassar kelihatannya sangat kelelahan dengan perjalanan kami sehingga tertidur ditepi pantai. Baru beberapa jam kemudian dia bersama kami menikmati pantai pasir putih. Hembusan angin, ombak, percikan air laut membuat hari itu tidak terasa kami habiskan bersama hingga sore.
      Pukul 17.00 wib kami berangkat dari pantai pasir putih kekostan teman yang kuliah di UNILA.
      Besoknya jumat kira2 pukul 10.00 pagi, kami jalan-jalan dikota Bandar lampung, dibawah terik matahari canda, tawa, suka, duka kami hempaskan disiang hari yang menyengat itu. Untuk mengurangi kegerahan, kami mampir ke Mc.Donald makan es cream (rasa coklat lho...hmmmmm uenak). Setelah sore kami pulang kerumah (kostan teman). Malamnya teman-teman mahasiswa UNILA mengajak kami berempat kepantai. kira-kira pukul 19.30 kami berangkat naik angkot yang kami sewa ke Pantai Klara. Berhubung karena kami akan bermalam dipantai, teman-teman mahasiswa UNILA (ada Chandra Sinaga, Muara Hutasoit, Herlambang Simatupang, Viktor yang juga TM, Andreas Simbolon, Sarman Saragih, dan teman-teman cewek lainnya) sudah membawa perlengkapan untuk itu.
      Tiba di pantai Klara kira-kira pukul 21.00 dengan beralaskan tikar kami duduk dengan api unggun ditepi pantai. Karena belum makan, kami masak mie, menikmati makan malam dipantai yang hanya diterangi api unggun dan penerang seadanya. Setelah makan, kami duduk dibarengi kopi plus snack, ngobrol, bercanda, tertawa bersama mengelilingi api unggun.
      Sementara ada yang menghangatkan diri, saya dan empat kawan lainnya berburu kepiting. Umm,,seru banget berburu kepiting dengan modal senter kecil berlari dipasir untuk mendapatkan binatang bercapit ini.Ternyata Cleoz sudah tepar, dia tertidur tetapi akhirnya kami berburu kepiting bersama juga. Kira2 pukul 00.00 air laut mulai surut kesempatan ini kami manfaatkan untuk berburu kepiting dan melihat makhluk-makhluk laut lainnya... Hhihihi.. seramnya. kepiting dan ikan laut yang kami dapatkan lumayan banyak, ada yang dipanggang dan ada yang direbus...nyam..nyam,,,kepiting panggang rupanya uenakkk niannn... aku baru kali ini lho,, makan kepiting panggang.. (kasian iah..). perburuan ini kami lakukan sampai pukul 04.00. berbagai macam makhluk laut yang kami lihat. Ada bintang laut, cacing laut, ikan yang unik-unik. Kakiku dan tangannya Cleoz tertusuk landak laut. Akhirnya, pukul 04.00 kami tertidur.
      Sabtu, pukul 6 pagi aku dan beberapa teman lainnya sudah bangun. Pagi itu aku duduk ditepi pantai menikmati awan merah oleh terbitnya matahari yang membias di air laut. Beberapa saat kemudian yang lain juga bangun, kami pun sarapan pagi. Habis itu kami memulai lagi aktivitas dipantai. Aq, Cleoz, dan Yuga berenang sedangkan Rincan kayaknya tepar hingga terlelap ditepi pantai sampai siang. Karena msih masa libur lebaran, hari itu di pantai Klara sangat ramai.
      Pukul 14.00 kami semua balik. Aq dan ketiga teman lainnya kembali ketempatnya teman. Sesampainya dikost kami tertidur karena kecapean. Malamnya siap makan malam kami ngobrol sebentar kemudian langsung tidur. Besoknya minggu pukul 05.00 pagi kami sudah bangun untuk berkemas balik ke Palembang. Pukul 10.00 kami berangkat dari Tanjung Karang naik KA. Sesak, panas, gerah bercampur di KA kelas ekonomi ini, tetapi semuanya menjadi suka karena kami melaluinya dengan canda bersama.
      Pukul 21.00 malam kami tiba di stasiun kecil KA simpang (pertengahan palembang-indralaya), dari stasiun simpang kami naik mobil setelah sebelumnya menunggu sekitar 30 menit. Dan akhirnya pukul 22.00 wib kami berempat berpisah di Indralaya menuju kost masing-masing.
Thanks my friends.....solidarity forever.  

Selasa, 17 Mei 2011

berjumpa untuk berpisah

ne ada cerita pendek yang aq tulis waktu kelas satu SMA dulu.

.................
Tanpa basa-basi lg aq berlari ke toilet buang air kecil yang dari tadi udah aku tahan-tahan coz guru matematika kami ngak ngejinin istirahat sebelum tugas kami selesai.
.................
‘hi..!!!’
            “hi juga’ Dia memblas sapaan ku dengan senyum tipis
            “boleh duduk” aku tanya lg. Kebetulan kursi disampingnya kosong.
            ‘oh tentu’
            Kemudian aku duduk pelan-pelan.
            ‘Sebelumya aku  minta maaf padamu Casya’.
‘Qk tau nama aku?’ tanya Dia lg.
‘tentu dong, kan tadi pagi kamu memperkenalkan diri waktu interaktif’.
‘oh...iya ya’ sahutnya salah tingkah.
..................
Aku tersentak....... celaka aku lupa kalau Casya sudah genap 1tahun pindah dari  Bandung. Artinya kontrak kerja ortunya sudah habis. Berarti Dia,,,, Dia pergi......
Aku segera menuju Bandara.                                   
            Setiba dibandara mataku liar kemana kemna tak tenang. aku berputar- putar. Casya tak kutemukan. Tiba-tiba pandanganku berhenti disalah satu tangga pesawat Garuda. Kulihat Casya disana.
            Jarakku dan Casya memang jauh, tapi dimanapun Casya aku pasti mengenalnya. Rupanya Casya juga menatapku Dia melambaikan tangan. Aku membalasnya dengan lambaian tangan. Tanpa sadar air mata mengalir dpipiku. Ingin aku berteriak betapa aku sedih dan kesal, aku menangis dengan tak hentinya melambai-lambai walaupun pesawat yang Casya tumpangi sudah bergerak. Aku duduk lemas, termenung dan tangisku belum berhenti.

kutipan singkat diatas adalah penggalan dari cerita pendek yang kutulis. klo mw baca selengkapnya download di link ne aja
http://dajuko27.files.wordpress.com/2010/09/berjumpa-untuk-berpisah2.docx